Selasa, 17 Desember 2013
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang MasyarakatdiIndonesiasudahbanyakmengenalberbagaijenisperangkatkeras(hardware) maupunperangkatlunak(software) dalamcomputer,misalkanpenulismengenalperangkatkeras (hardware) yaitumengenaiberbagaijenisprosesor, apalagipenulissebagaiteknisipenulisdituntutuntuktahuperkembanganteknologiterkini. Berbagaijenisprosesorsebenarnyasudahberkembangpesatsesuaituntutanperkembanganteknologi.Kemajuanjamanmenuntutpenulisuntukbekerjadengancepatsertaadanya rasa nyamanpadasaatmenggunakanperangkatteknologi, olehkarenaituperkembangandibidangteknologiharusdisesuaikandenganperkembanganjaman. Prosesortelahberevolusidariberbagaitipedariyang paling rendahhinggatipe yang adasampaisekarang. Danbaru-baruiniinteltelahmeluncurkanjenisprosesor yang paling baru. B. Tujuan Berdasarkan latar belakang penulisan makalah ini, maka penulis mempunyai tujuan untuk: 1. Mengenalkan sejarah pertama kali dibuatnya monitor sampai perkembangan sejarah teknologi processor terkini. 2. Mengenalkan jenis-jenis processor yang telah ada. 3. Mengenalkan cara kerja processor. 4. Mengenalkan bagaimana cara mengatasi permasalahan yang paling umum terjadi pada processor. C. Manfaat Adapun manfaat dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut: 1. Sebagai bahan pengetahuan dan referensi mengenai sejarah terciptanya processor pertama kali. 2. Untuk mengetahui jenis-jenis processor dan bagaimana cara processor. 3. Untuk mengetahui teknologi terbaru pada processor yang telah dikembangkan oleh para ilmuwan-ilmuwan di bidang teknologi. BAB II PEMBAHASAN A. SEJARAH Bicara komputer tentu tak lepas dari prosesor, yang umumnya dikenal sebagai otaknya komputer. Dialah yang mengatur dan mengolah semua kerja komponen dalam komputer. Meskipun hanya sebentuk chip silikon tunggal nan kecil, peranti ini memegang peranan sangat penting. Jika komponen PC lainnya berfungsi sebagai pentransmisi data, maka prosesorlah yang berfungsi menentukan dan menghitung semua aktivitas tersebut. Prosesor, atau tepatnya mikroprosesor, memang beragam merek dan tipenya. Namun, kesemuanya boleh dibilang memiliki fungsi yang sama. Pusat unit pemroses komputer sederhana generasi pertama pada tahun 1940-an, masih berupa sekumpulan tabung kedap udara yang mirip botol. Botol-botol ini sama dengan yang biasa ditemukan di televisi model yang sangat kuno sekali. Setiap CPU (Central Processing Unit) membutuhkan ribuan botol, dan daya tahannya hanya beberapa jam saja. Pula, ia boros tenagan listrik dan peregkat pendinginnya pun berukuran besar. Komputer angkatan pertama yang menggunakan CPU model ini adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer), yang dikembangkan oleh J.P. Eckert dan J.W. Maughly di Amerika Serikat. ENIAC terdiri atas 18.000 tabung kedap udara, yang membutuhkan ruangan seluas 188 meter persegi untuk pengoperasiannya. Dari model tabung, di tahun 1948, proses komputasi mulai masuk ke komputer generasi kedua yang menggunakan transistor. Penggunaannya didemonstrasikan pertama kali oleh Bell Telephone Laboratories. Dengan transistor, kebutuhan listrik jadi lebih rendah dan tingkat panasnya bisa dikurangi. Pada komputer generasi ketiga mulai digunakan semikonduktor, yang menggabungkan lusinan transistor dalam sebuah chip silikon kecil. Dengan cara ini, sebuah sirkuit elektronik yang berisi komponen-komponen yang saling terkoneksi bisa disatukan dalam sebuah sirkuit tunggal. Dari sinilah, mikroprosesor berawal. Di awal 1970-an, sirkuit semikonduktor sudah mula dikembangkan dengan klompleksitas 1.000 transistor per sirkuitnya. Selanjutnya, pada tahun 1971, komponen yang benar-benar disebut sebagai mikroprosesor untuk pertama kalinya dibuat oleh para teknisi dari perusahaan elektronik Intel. Chip tersebut diberi nama Intel 4004 dan didesain oleh Ted Hoff, Federico Faggin, dan Stan Mazor. Prosesor chp silikon tunggal ini berukuran sekitar 0,6 cm yang berisi sekitar 2.250 transistor. Komponen yang prototipenya dikembangkan sejak 1969 ini punya kemampuan memproses 4 bits informasi, dengan kecepatan sekitar 0,06 MHz saja. Untuk harga, mikroprosesor yang pernah digunakan untuk pesawat luar angkasa Pioner 10 ini dijual seharga US$ 200. Tehitung mahal saat itu. Selanjutnya, pada tahun 1972, Intel merilis prosesor Intel 8008 debgab 3.500 transistor di dalamnya. Pada tahun 1974, Motorola tidak mau ketinggalan. Ia merilis prosesor berjuluk Motorola 6800. Chip ini dirancang oleh Charlie Melear dan Chuck Peddle, yang dikhususkan penggunanya untuk mesin bisnis dan pengontrol otomotif. Inovasi baru prosesor untuk pengembangan PC (Personal Computer) kemudian diawali dengan dirilisnya Intel 386 pada tahun 1985, yang membuka babak baru teknologi komputer. Prosesor ini berdesain 32 bit, 4GB ruang untuk data dan 250.000 transistor. Komponen keluaran Intel ini juga menjadi chip pertama yang mendukung pengalokasian data secara linier (linier addressing). Hal ini diikuti dengan dirilisnya Intel Pentium pada tahun 1993 dengan 3,1 juta transistor, dan menjadi chip yang terus berkembang baik hingga sekarang. Tak perlu dipungkiri, sejak awal (Intel 4004) Intel merajai dunia mikroprosesor. Dalam perkembangan teknologi ini, Intel merintis sutau arsitektur sistem prosesor yang dikenal sebagai X86, yang kemudian banyak diikuti oleh produk prosesor lainnya. Sistem ini dimulai dari prosesor Intel 8086. Bagaimana pun, bicara soal mikroprosesor tentu bukan Intel saja yang bisa disebut. Setelah akhir tahun 1980-an, beberapa pengembang chipset, sperti AMD (Anvaced Micro Devices) dan Cyrix mulai menantang Intel, dengan memproduksi sendiri chip prosesor Intel-competibel. Chip tersebut mendukung rangkaian instruksi yang ada di prosesor Intel. Harganya lebih murah, dan kadang mempunya kemampuan yang lebih dibandingkandengan produk Intel. AMD mulai menggebrak pasaran dengan prosesor buatan sendiri tahun 1996, degan merilis AMD K5. Sebelumnya, AMD sudah membuat prosesor seperti AM486 pada masa Intel 386 dan 486, namun masih di bawah lisensi Intel. AMD K5 ini mendapat respon yang baik. Kemudian ada AMD K6 yang dirilis pada tahun 1997, dengan kecepatan 166 dan 200MHz. Prosesor ini memang dirilis untuk diadu dengan kemampuan prosesor Intel. Kelebihan dari prosesor-prosesor AMD adalah kemempuannya untuk di overclock. Sama dengan AMD, setelah memproduksi prosesor X86 untuk Intel pada masa Intel 286 dan 386, Cyrix memutuskan untuk memebuat sendiri dengan merilis Cyrix 486 DX-4 untuk pertama kalinya di awal 90-an. Dilanjutkan pada tahun 1995, Cyrix merilis Cyrix 6X86, prosesor dengan kecepatan tinggi di angkatannya, yang sayangnya punya masalah pada kompatibilitas dan panas. Pada tahun 1999 Cyrix dibeli oleh VIA, perusahaan chipset asal Taiwan. Sampai sekarang perkembangan microprosesor masih terus berlanjut dan Intel tetap merajai dunia microprosesor. Hal ini juga tidak terlepas dari Hukum Moore, yakni hukum yang dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Kala itu, Moore memprediksikan jumlah transistor yang ada pada integrated circuit (IC) akan berlipat ganda setiap tahunnya. Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi panduan bagi Intel untuk memacu prosesornya agar semakin andal, terutama peningkatan kecepatan dengan penuerunan harga yang sangat signifikan. Meski pertumbuhan kecepatan prosesor sempat mengalami masa-masa stagnan, namun pertumbuhan kecepatan prosesor Intel mengalami peningkatan yang mengseankan. Banyak ahli teknologi informasi di seluruh dunia, termasuk Gordon Moore, berharap hukum Moore dapat bertahan paling tidak sampai dua dekade mendatang (sejak tahun 2008). Sejarah Prosesor Menurut Tahun Mikroprosesor adalah sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai otak/pengolah utama dalam sebuah sistem komputer. Mikroprosesor merupakan hasil dari pertumbuhan semikonduktor. Pertama kali MIkroprosesor dikenalkan pada tahun 1971 oleh Intel Corp, yaitu Mikroprosesor Intel 4004 yang mempunyai arsitektur 4 bit. Dengan penambahan beberapa peripheral (memori, piranti I/O, dsb) Mikroprosesor 4004 di ubah menjadi komputer kecil oleh intel. Kemudian mikroprosesor ini di kembangkan lagi menjadi 8080 (berasitektur 8bit), 8085, dan kemudian 8086 (berasitektur 16bit). Dilaen pihak perusahaan semikonduktor laen juga memperkenalkan dan mengembangkan mikroprosesor antara lain Motorola dengan M6800, dan Zilog dengan Z80nya. Mikroprosesor Intel yang berasitektur 16 bit ini kebanyakan di akhiri oleh angka 86, akan tetapi karena nomor tidak dapat digunakan untuk merek dagang mereka menggantinya dengan nama pentium untuk merek dagang Mikroprosesor generasi kelima mereka. Arsitektur ini telah dua kali diperluas untuk mengakomodasi ukuran word yang lebih besar. Di tahun 1985, Intel mengumumkan rancangan generasi 386 32-bit yang menggantikan rancangan generasi 286 16-bit. Arsitektur 32-bit ini dikenal dengan nama x86-32 atau IA-32 (singkatan dari Intel Architecture, 32-bit). Kemudian pada tahun 2003, AMD memperkenalkan Athlon 64, yang menerapkan secara lebih jauh pengembangan dari arsitektur ini menuju ke arsitektur 64-bit, dikenal dengan beberapa istilah x86-64, AMD64 (AMD), EM64T atau IA-32e (Intel), dan x64 (Microsoft). Untuk melihat sejarah perkembangan komponen elektronik bisa dilihat dibawah ini: 1904: Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose Fleming (1849-1945) 1906: ditemukan trioda hasil pengembangan dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest. Yang kemudian terciptalah tetroda dan pentode. Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah ditemukannya komponen semikonduktor. 1947: Transistor diciptakan di labolatorium Bell. 1965: Gordon Moore dari Fairchild semiconductor dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik mengatakan bahwa chip semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih dari tiga dekade. 1968: Moore, Robert Noyce dan Andy Grove menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis INTegrated ELectronics. 1969: Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis. 1971: Intel meluncurkan mikroprosesor pertama di dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico Faggin. 1972: Intel mengumumkan prosesor 8-bit 8008. Bill Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat. 1974: Intel memperkenalkan prosesor 8-bit 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya. 1975: Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC. Gates dan Allen sukses mengembangkan bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft Basic, untuk 8080. 1976: Arsitektur x86 mengalami kemunduran saat Steve Jobs dan Steve Wozniak memperkenalkan Apple II computer dengan menggunakan prosesor 8-bit Motorola 6502. 1978: Intel memperkenalkan mikroprosesor 16-bit 8086 yang kelak menjadi standar industri pada tanggal 8 Juni. 1979: Intel memperkenalkan versi dengan harga yang lebih murah dari 8086, yaitu 8088 dengan 8-bit bus. 1980: Intel memperkenalkan 8087 math co-processor. 1981: IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya. Seorang eksekutif Intel kemudian mengatakannya sebagai Kemenangan besar pertama Intel. 1982: IBM menandatangani Advanced Micro Devices sebagai sumber kedua Intel untuk mikroprosesor 8086 dan 8088. 1982: Intel memperkenalkan prosesor 16-bit 80286 dengan 134.000 transistor. 1984: IBM mengembangkan PC generasi kedua, 80286-based PC-AT. PC-AT yang menjalankan MS-DOS, kelak menjadi standar PC selama hampir 10 tahun. 1985: Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk fokus pada mikroprosesor, dan akhirnya ia mengeluarkan prosesor 80386, sebuah chip 32-bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan menjalankan berbagai macam program sekaligus. 1986: Compaq Computer melambungkan IBM dengan PC yang didasarkan pada 80386. 1987: VIA Technologies didirikan di Fremont, Calif., mereka akan mejual chip set core logic x86. 1989: 80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta buah transistor dan built-in math co-processor. Intel telah memprediksi pengembangan prosesor multicore suatu saat pada tahun 2000-an. 1990: Compaq memperkenalkan server PC pertama, yang dijalankan dengan menggunakan 80486. 1993: Transistor 3.1 juta, prosesor 66-MHz Pentium dengan teknologi superscalar diperkenalkan. 1994: AMD dan Compaq membentuk aliansi untuk mendukung Compaq computer dengan mikroprosesor Am486. 1997: Intel meluncurkan teknologi prosesor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi prosesor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara. 1998: Intel memperkenalkan prosesor Celeron di bulan April. 1999: VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan Centaur Technology, pembuat prosesor x86 dan x87 co-processor. 2000: Debut Pentium 4 dengan 42 juta transistor. 2003: AMD memperkenalkan x86-64, versi 64-bit dari x86 instruction set. 2004: AMD mendemonstrasikan x86 dual-core processor chip. 2005: Intel menjual prosesor Dual-Core pertamanya. 2006: Dell Inc. mengumumkan akan menawarkan system prosesor berbasis AMD. 2006: Intel Memperkenalkan prosesor core 2 duo di bulan juli. 2007: Intel memperkenalkan prosesor core 2 quad di bulan januari. Jenis Jenis Prosesor Berdasarkan pada banyaknya bit yang dikerjakan oleh ALU (Arithmatic Logic Unit), CPU dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu : 1. Bit Slices Processor Perancangan cpu dengan menambahkan jumlah irisan bit (slices) untuk applikasi-applikasi tertentu. CPU jenis ini dapat pula dikatakan dengan CPU Custom. 2. General Purpose CPU CPU serbaguna atau mikrokomputer dengan semua kemampuan dari mini komputer terdahulu. 3. I/O Processor Prosesor khusus yang berfungsi menangani input/output request membantu prosesor utama. 4. Dedicated/Embedded Controller Membuat mesin menjadi smart, seperti : mesin cuci, microwave, oven, mesin jahit, sistem pengapian otomotif. Prosesor jenis ini lebih dikenal dengan mikrokontroller. B. Jenis-Jenis Processor Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh komponen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor. Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu : • Aritcmatics Logical Unit (ALU) • Control Unit (CU) • Memory Unit (MU) Sejarah Perkembangan Mikroprocessor Dimulai dari sini : 1971 : 4004 Microprocessor Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati. Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004. Tahun 1974 : 8080 Microprocessor Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan 1978 : 8086-8088 Microprocessor Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel. 1982 : 286 Microprocessor Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya. 1985 : Intel386™ Microprocessor Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004 1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor. 1993 : Intel® Pentium® Processor Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto. 1995 : Intel® Pentium® Pro Processor Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam. 1997 : Intel® Pentium® II Processor Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik. 1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu. 1999 : Intel® Celeron® Processor Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu. 1999 : Intel® Pentium® III Processor Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara. 1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis. 2000 : Intel® Pentium® 4 Processor Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz. 2001 : Intel® Xeon® Processor Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula. 2001 : Intel® Itanium® Processor Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ). 2002 : Intel® Itanium® 2 Processor Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium 2003 : Intel® Pentium® M Processor Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana. 2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya. 2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets 7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces. 2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading. 2005 : Intel Pentium D 820/830/840 Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading. 2006 : Intel Core 2 Quad Q6600 Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ) 2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220 Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP) C. Cara Kerja Prosesor komputer sering disebut sebagai CPU, atau central processing unit komputer.Prosesor adalah komponen utama dari komputer yang dirancang untuk memindahkan dan memproses data.Prosesor komputer yang sering dihubungkan dengan kecepatan CPU untuk dapat memproses instruksi komputer per detik diukur dalamhertz. BagaimanaCaraKerjaProcessor? Prosesor komputer bertindak sebagai komponen koordinasi utama dari komputer. CPU akan mengakses program, data, atau fungsi komputer lain dari RAM (Random Access Memory) saat dipanggil oleh sistem operasi komputer. Prosesor kemudian akan menginterpretasikan instruksi komputer yang berkaitan dengan tugas memerintahkan sebelum mengirimnya kembali ke RAM komputer untuk eksekusi melalui bus sistem computer dalamurutanyangbenar. ComputerProcessorLogic Inti dari prosesor komputer adalah kemampuan untuk memproses kode bahasa mesin. Ada tiga dasar instruksi bahasa mesin yang dapat dibaca oleh CPU -Memindahkan data dari memori komputer ke komputer lain - Langsung ke instruksi yang di setting berdasarkan operasi logis atau pilihan - Lakukan operasi matematika menggunakan Unit Aritmatika Logic (ALU) Untuk melakukan operasi ini, prosesor yang menggunakan alamat bus yang digunakan untuk mengirim alamat ke memori komputer serta data bus yang digunakan untuk mengambil atau mengirim informasi ke memori komputer. Ini juga memiliki garis kontrol terpisah yang akan memberitahukan memori komputer jika mendapatkan atau mengirim / pengaturan lokasi memori tertentu. Dalam rangka untuk melakukan semua operasi yang dirancang, CPU juga memiliki sebuah jam yang merupakan dasar untuk sinkronisasi tindakan prosesor dengan sisa dari komputer. Untuk mengakses digunakan instruksi komputer atau data, prosesor juga akan menerapkan skema caching yang berbeda dalam rangka untuk mendapatkan akses ke data yang dibutuhkan pada tingkat yang lebih cepat daripada menggunakan RAM . ProcessorMemory The processor can read and write to the RAM depending on what action(s) the current instruction set has determined if the processor needs to conduct. RAM is not designed to permanently save data and is rest when the computer is turned offorlosespower. Prosesor komputer hanya mampu membaca dan mengakses ramdom memori (ROM dan RAM bergantian). ROM prosesor merupakan program dengan informasi yang telah di setting terlebih dahulu yaitu program permanen dengan fungsi inti dalam rangka untuk komunikasi fasilitas prosesor dengan bus data. ROM biasa disebut sebagai BIOS (Basic Input / Output System) pada komputer Windows dan juga untuk mendapat boot sector padakomputer. Prosesor dapat membaca dan menulis ke RAM tergantung pada apa tindakan dari sekumpulan instruksi yang telah ditentukan jika prosesor disuruh mengerjakan sesuatu. RAM tidak dirancang secara permanen menyimpan data saat komputer dimatikan atau mati lampu listrik. D. Masalah-Masalah di lapangan dan Penanganan Lepaskan kabel yang terhubung pada komputer, buka cassing dan lepaskan kabel-kabel yang mengganggu dalam mengacces processor, seperti kabel harddisk, kabel CD ROM, kabel disk drive dan sebagainya. Pakailah sandal atau sepatu untuk mengantisipasi arus listrik statis. Jika perlu gunakan sarung tangan dari bahan isolator. Hati-hati karena listrik statis kadangkala dapat merusakkan processor. ± Melepas Processor lama * Lepas kabel headsink fan Processor dari motherboard atau kabel power ATX eksternal. * Lepas socket heatsink / fan yang ada di atas processor. Ada dua pengunci yang mencengkeram heatsink pada bagian dasar socket yang harus dilepas.Tekan kebawah penjepit utama sampai lepas. * Setelah headsink lepas, naikan lengan pengunci socket pada posisi terbuka dan lepaskan processor dari socket dengan mudah. ± Memasang Processor baru 1. Naikkan lengan pengunci socket pada posisi terbuka, lalu masukkan pin-pin processor ke socket. Jika posisi tepat, processor akan bisa masuk dengan mudah. 2. Oleskan pasta pada chip. Gunakan pasta (perekat) tersebut pada bagian chip yang timbul, bukan pada board rangkaian yang mengelilinginya. 3. Pasangkan heatsink pada socket dan processor. Jaga heatsink agar tidak menyentuh processor tapi menyentuh pendingin besinya. Pada sebagaian besar heatsink, pemasangannya harus sama tinggi atau sejajar processor. 4. Setelah heatsink terpasang, pasangkan pengunci dengan benar. ± Test Processor. Setelah pemasangan processor selesai, pasang kembali kabel-kabel internal cassing dan eksternal cassing sesuai tempatnya masing-masing. Perhatikan apakah speed Processor yang tampil sama dengan angka default yang ada pada processor. Tetapi yang terjadi adalah Prosesor Baru Yang Tidak Terdeteksi, tetapi pada saat booting pertama kali, ternyata speed processor yang tampil di BIOS tidak sama dengan angka default prosesor baru tersebut. Solusi: Jika pada saat booting pertama kali setelah mengganti prosesor, ternyata speed processor yang tampil di BIOS tidak sama dengan angka default prosesor baru maka lakukan langkah pengecekan sebagai berikut: 1. Cek kembali processor apakah sudah terinstall dengan tepat. 2. Jika processor sudah terpasang dengan tepat, tetapi tetap tidak terdeteksi dangan baik , coba cek setting motherboard. Apakah jumper – jumper yang ada telah terpasang dengan benar. Hati-hati untuk langkah ini. Paling tidak anda harus memahami posisi processor yang tepat dangan mempelajari buku manual prosesor. Jika perlu panggil teknisi atau yang lebih berpengalaman untuk mendampingi anda. E. Teknologi Processor Terbaru AMD mengumumkan peluncuran generasi kedua AMD Seri A-Series Accelerated Processing Units (APU) untuk desktop, motherboard dan komputer untuk home-theater. Generasi kedua AMD A-Series APU ini sudah bisa didapatkan secara eceran atau melalui distributor di Indonesia. Target dari APU terbaru ini adalah para perakit komputer (do-it-yourself PC), gamer dan para penjual yang ingin memperbaharui infrastruktur komputer mereka dengan performa yang bagus, grafis berkelas, multi-core dan respons yang luar biasa karena kemampuan pemrosesan yang cepat. Generasi kedua untuk AMD A-Series APU desktop dijual mulai dari harga dari USD $60 hingga USD $130. Dengan harga yang kompetitif, APU baru ini menawarkan core yang lebih banyak dan lebih cepat, terbaik dalam kelas entertainment dan spesifikasi dengan teknologi yang mumpuni. Pengguna AMD APU juga mendapatkan akses ke AMD AppZone beserta daftar aplikasi akselerasi yang komprehensif dengan memaksimalkan tenaga APU komputer secara penuh. Dengan akselerasi perangkat keras yang mendukung DirectX®11 pada grafis AMD Radeon dan teknologi AMD Eyefinity yang memberikan lebih banyak pengalaman yang mengesankan. AMD A-Series APU ini adalah solusi ideal untuk mendukung sistem operasi Microsoft Windows 8 yang baru saja diluncurkan bulan lalu. "Kombinasi kecepatan dalam pemrosesan, mesin multi-core dan kemampuan grafis diskret yang lebih superior pada generasi kedua AMD A-Series APU, membuatnya menjadi sebuah platform yang berkelas bagi para gamer maupun pengguna komputer yang mencari sebuah desktop baru atau komputer home-theater”, tutur Mr. Brian Slattery Consumer Business Director - AMD Far East LTD. “Dengan tingginya permintaan pasar akan prosesor desktop yang senantiasa mengedepankan performa dan harga yang bersaing, kami optimis dapat melakukan penetrasi pasar yang lebih luas untuk jangka panjang di Indonesia", tandasnya. Lebih Banyak Core, Lebih Cepat dan Lebih Bernilai Generasi kedua AMD A-Series APU menyediakan performa yang lebih tinggi dan kemampuan-kemampuan yang melebihi generasi pertama: 1.Performa per watt dua kali lipat, performa komputasi lebih dari 700 GFLOPs3 2.Frekuensi maksimal, sampai dengan 4.2 GHz 3.Unlocked Central Processing Unit (CPU) dengan peranti lunak AMD OverDrive™ untuk performa overclocking ekstrem sampai dengan 6.5 GHz4 Dengan teknologi AMD Turbo Core 3.0 pada CPU dan Graphics Processor Unit (GPU), performa generasi kedua AMD A-Series APUdapat meningkatkan performa core GPU dan CPU secara otomatis. Pengguna komputer yang mencari cara untuk meningkatkan performa CPU mereka secara maksimal, bisa menggunakan aplikasi peranti lunak AMD OverDrive untuk melakukan overclock, baik pada CPU dan GPU, dan juga meningkatkan frekuensi memori untuk memberikan pengalaman bermain game yang luar biasa. Bermain Games dan Video yang Lebih Baik dengan Grafis AMD Radeon™ Generasi kedua AMD A-Series APU termasuk seri grafis AMD Radeon™ HD 7000, menyediakan performa tinggi grafis terintegrasi yang berkelas. APU ini melanjutkan kepemimpinan AMD dalam dunia games dengan peningkatan performa yang signifikan, baik dalam CPU dan GPU yang melebihi generasi sebelumnya serta mendukung: • Teknologi AMD Eyefinity - Satu-satunya teknologi multi-monitor yang mendukung satu tampilan tunggal Windows 8 pada sampai dengan empat monitor. Untuk pertama kalinya, teknologi mengesankan ini tersedia dari sebuah APU tanpa memerlukan sebuah kartu grafis terpisah. • Pemimpin industri, performa tinggi arsitektur grafis DirectX® 11 mampu memberikan resolusi penuh 1080p untuk bermain games, untuk menghasilkan sebuah detail gambar seperti hidup. • Dukungan AMD Radeon™ Dual Graphics untuk mendorong performa sampai dengan 75% ketika kartu grafis diskret ditambahkan pada APU.6 Opsi dari AMD Radeon™ Dual Graphics ini juga menawarkan dukungan untuk DirectX® 9 dan 10 untuk game-gamekeluaran lama dan menggunakan AMD CrossFire Application Profiles yang baru untuk kemudahan mengikuti perkembangan terbaru. Lebih Mudah Memperbarui Platform Generasi kedua AMD A-Series APU desktop digabungkan dengan generasi mendatang arsitektur "Piledriver" CPU dengan seri grafis AMD Radeon HD 7000 pada infrastruktur motherboard FM2 yang baru, untuk memberikan sebuah komputer yang penuh fitur disertai dengan pengalaman visual yang brilian. Semuanya ada pada satu platform dengan kemampuan memperbaharui teknologi mendatang. Tiga chipset berbeda tersebut, semuanya tersedia pada motherboard dengan socket FM2, masing-masing dengan tatanan fitur yang berbeda: AMD A55, A75, dan A85X. Ketiga chipset ini mendukung AMD Memory Profile yang memungkinkan memori grafis dijalankan pada 1866 MHz, dengan tenaga sampai dengan 266MHz untuk performa yang lebih cepat. Dukungan Industri MSI "Menggabungkan generasi kedua AMD A-Series APU dengan mainboard MSI FM2 yang baru menciptakan sebuah platform yang menawarkan sebuah fleksibilitas dan performa bermain game yang berkelas, yang sebelumnya belum pernah ada, terutama dengan fitur-fitur yang mudah digunakan seperti MSI OC Genie", kata Ted Hung, MSI vice president of Mainboard Department. "Kami siap mengesankan pasar, dengan produk performa tinggi yang stabil yang ada pada AMD APU terbaru". ECS "Performa, harga dan opsi memperbarui teknologi dari generasi kedua AMD A-Series APU ini diharapkan menjadikan produk ini populer secara luas di kalangan para pengguna komputer yang membangun sistem baru atau yang memperbarui teknologinya", kata David Chien, vice president of ECS Channel Business Unit. "Kami berharap dapat memenuhi kebutuhan mereka-mereka ini dengan kehandalan dan performa fitur dari produk motherboard kami, A85F2-A Golden FM2". GIGABYTE "Dengan AMD A-Series APU generasi kedua, GIGABYTE untuk pertama kalinya membawa teknologi eksklusif pada sebuah platform AMD, termasuk teknologi terbaru kami, Ultra Durable 5 dan Digital Power", komentar Henry Kao, vice president of GIGABYTE Motherboard Business Unit. "Teknologi ini membantu memastikan seri motherboard GIGABYTE FM2 akan mendapatkan grafis yang maksimal dan performa proses yang menarik dari AMD A-Series APU yang baru". ASRock "A-Series APU terbaru adalah kombinasi sempurna dari performa dan harga untuk para pengguna komputer", kata James Lee, ASRock vice president of Sales and Marketing. "Motherboard ASRock FM2 hadir dalam sebuah produk komplit untuk mendapatkan kelas tertinggi dalam berkomputer. Di samping itu, dengan teknologi ASRock smartX-Boost, overclocking APU bisa terjadi hanya dalam satu tombol proses". Detail dan Ketersediaan Mulai 27 November 2012, berikut AMD A-Series APU yang telah tersedia dari partner AMD dan para pengecer di Indonesia. BAB III PENUTUP A. SIMPULAN Arsitektur. Baik Intel maupun AMD memakai pandangan yang berbeda terhadap prosesor, yakni dari arsitektur prosesor itu sendiri.Dalam hal ini, tidak ada yang bisa dikatakan lebih unggul atau tidak.AMD mengintegrasikan memory controller ke dalam prosesor nya, sehingga jalur data antara prosesor dengan chipset jadi lebih singkat.Intel tidak mengintegrasikan memory controller ini ke dalam prosesornya (meskipun sekarang pandangan itu sudah dirubah dengan kehadiran Core i7 / codename Nehalem) dan lebih berfokus pada penanaman memori internal pada prosesor.Baik Intel maupun AMD, memiliki keunggulan masing-masing. Bagi AMD, penanaman memory controller yang sering disebut sebagai HyperTransport ke dalam prosesor membuat transfer data rate menjadi lebih cepat (karena data tidak harus menunggu dari memori utama), tetapi menjadikan memori internal pada prosesor menjadi kecil. Bagi Intel, pengintegrasian memory internal prosesor yang besar (didapat dari penanaman jumlah transistor yang besar) membuatnya perkasa dalam hal aplikasi multi-threading karena berkaitan dengan fungsi utama memori internal prosesor itu sendiri (sebagai penyimpan data sementara yang akan diolah oleh prosesor), tetapi kurang digdaya dalam kisaran harga. Saya sebagai penulis mengakui,teknologi Intel setingkat diatas teknologi AMD. Oleh karena itu, user harus membayar dana yang lebih untuk sebuah prosesor Intel. Penggunaan Harian. Kalo denger kata-kata orang, AMD itu lebih ditujukan untuk gaming, sedangkan Intel ditujukan ke aplikasi berat.Pandangan ini hampir benar, dikarenakan dalam hal gaming tidak dibutuhkan memori prosesor yang besar (sering disebut L2 Cache) tetapi transfer data yang cepat (sekarang sudah diambil alih oleh GPU).Intel jauh lebih menyenangkan dipaksa bermain dengan banyak aplikasi karena memori internal nya yang besar dibanding prosesor sekelas AMD. Frekuensi dan chipset. Kedua hal ini saya gabungkan karena memiliki kaitan satu sama lain. Namun sebelum itu, satu hal yang saya ingin tekankan, jangan samakan antara frekuensi AMD dan Intel. Sebagai contoh, prosesor AMD Sempron 3000+ 1,8GHz dengan Intel Pentium 4 1,8Ghz bukan berarti memiliki kecepatan yang sama, Sudah ditekankan dari awal, karena AMD mengintegrasikan HyperTransport ke dalam prosesornya, sehingga proses transfer data menjadi lebih cepat. (Lihat saja ke dalam produk AMD dan Intel di pasaran.Apabila kalian jeli dalam melihat pasar, Produk-produk AMD hampir jarang ada yang meiliki frekuensi lebih besar dari 3GHz (baik socket 754 maupun 939 / 940(AM2)). AMD dengan kecepatan 1,8GHz tersebut, sebenarnya performa nya sama dengan Intel 2,2Ghz. (Tidak ada rumus perhitungan yang pasti akan hal ini, tetapi kenyataannya demikian). Bagi frekuensi Intel yang kecil, hal ini bukan jadi kendala besar buat Intel. Karena, dengan pengalaman yang banyak sebagai produsen chipset bagus di platform motherboard Intel, maka R&D (research and development) untuk chipset Intel berkembang dengan pesat terutama dalam hal overclockingnya (sejak jaman Intel dengan socket 478, sudah banyak motherboard dengan chipset Intel di pasaran, mulai dari seri 845 hingga 975X. Sedangkan AMD, baru mengintegrasikannya mulai dari chipset AMD 600 series chipset yang digunakan untuk socket AM2). Makanya, jangan heran kalau prosesor Intel dapat ditarik hingga mencapai clock speed 4GHz lebih hanya dengan menggunakan air cooling bahkan stock cooling, sedangkan AMD sudah boyo untuk dipaksa lari di 4Ghz walaupun menggunakan dice / phase cooling. Grafis onboard. Untuk bab ini, saya lebih suka untuk langsung memberikan juara kepada platform AMD. Karena, motherboard-motherboard dengan platform AMD banyak memakai chipset dengan grafis terintegrasi dari nVidia maupun ATi Radeon yang sudah sangat memadai dalam hal grafis nya, berbanding terbalik dengan Intel. Waktu sebelum merger antara AMD dengan ATi dilakukan, beberapa produsen motherboard banyak menggunakan chipset nVidia pada motherboard AMD (selain chipset AMD itu sendiri), sedangkan pada motherboard Intel hal ini juga ada, tetapi sebagian besar hanya sebatas chipset berkemampuan SLI (nForce 590, nForce 680). Hal ini dikarenakan persaingan tidak langsung antara Intel dengan nVidia. B. SARAN Otak jika dipaksa kerja terus panas juga.Menghitung, menghafal, memaksa melupakan, mengingat, menyimpan, memproses informasi dapat semakin memanaskan otak. Apalagi ditambah disuruh mikir hutang ups hehe just kidding :-) semoga pengunjung tips-komputer.com lunas semua cicilannya xixi (ngarep.com alias pengalaman hehe) Otak pada komputer terletak di prosesornya. Jika prosesor tidak dijaga dari panas berlebih sangat membahayakan karena dapat merusak perangkat prosesor itu sendiri sehingga pekerjaan kita terhambat. Komputer dapet secara tiba-tiba restart sendiri dan bahkan hang seketika Inilah tips ringan cara mendinginkan prosesor yang kepanasan : Gunakan thermal paste yang berkualitas. Thermal paste adalah media penyalur kelebihan panas dari badan prosesor ke badan heatsink pendingin prosesor sehingga dapat meningkatkan efektifitas penurunan suhu prosesor dan berfungsi juga untuk mencegah terjadinya percikan api dan panas yang overload sebagai efek dari gesekan badan prosesor dan heatsink secara langsung. Thermal paste yang kurang berkualitas tidak akan memiliki fungsi maksimal. Posisi casing di tempat yang pas. Tempat posisi casing di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik, jangan menempatkan casing di tempat yang tertutup karena tidak dapat membuang panas dari dalam casing sehingga panas menumpuk salah satunya di badan prosesor. Tata kerapian kabel dalam casing. Tatalah kerapian kabel dalam casing komputer jangan sampai kabel-kabel tersebut semrawut atau bahkan mengenai baling-baling fan prosesor. Cek dan periksalah dengan baik. Tempatkan kabel-kabel serapi mungkin. Beri tambahan fan pembuang udara. Beli tambahan fan yang menyedot udara panas dari dalam casing untuk keluar. Fan ini murah, di beberapa toko di surabaya dijual antara 10-20 ribu. Letakkan posisi fan secara terbalik, atau menyedot udara keluar. DAFTAR PUSTAKA Sumber: http://masthoms16.wordpress.com/2008/08/15/sejarah-prosesor-komputer/ http://babesajabu.wordpress.com/2009/06/17/pengertian-dan-jenis-processor/ http://komputer-anis.blogspot.com/2012/02/mengenal-cara-kerja-processor-komputer.html http://tkjsmkn1slawi.forumotion.com/t1178-masalah-pada-prosesor http://rev-id.net/index.php/news/general-news/item/1594-prosesor-baru-amd-seri-a-yang-lebih-cepat-hadir-di-indonesia http://donil.blogspot.com/2012/03/kesimpulan-perbedaan-intel-dan-amd.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar